Manfaat Puasa bagi Kesehatan yang Sudah Terbukti Secara Ilmiah
Puasa bukan hanya ibadah spiritual, tetapi juga praktik kesehatan alami yang telah diteliti secara ilmiah selama puluhan tahun. Berbagai penelitian medis menunjukkan bahwa menahan makan dan minum dalam waktu tertentu dapat memberikan dampak positif bagi tubuh, mulai dari metabolisme hingga kesehatan otak. Tak heran jika metode puasa modern seperti intermittent fasting kini semakin populer di kalangan praktisi kesehatan dan ilmuwan.
Dalam konteks kesehatan, puasa memberi tubuh kesempatan untuk “beristirahat” dari proses pencernaan yang terus-menerus. Saat tubuh tidak menerima asupan kalori, sistem internal beralih ke mode perbaikan sel dan pembakaran cadangan energi. Proses inilah yang menjadi dasar ilmiah mengapa puasa memiliki banyak manfaat bagi kesehatan.
Apa Itu Puasa dari Sudut Pandang Ilmiah?
Secara medis, puasa adalah kondisi ketika tubuh tidak menerima kalori selama periode tertentu sehingga metabolisme beralih dari penggunaan glukosa ke lemak sebagai sumber energi. Ketika kadar insulin menurun, tubuh mulai memecah lemak menjadi keton yang digunakan sebagai bahan bakar alternatif.
Selain itu, puasa juga memicu proses yang disebut metabolic switching, yaitu perubahan sistem energi tubuh yang membantu meningkatkan efisiensi metabolisme. Inilah alasan banyak ahli gizi menyebut puasa sebagai salah satu cara alami untuk memperbaiki fungsi tubuh secara menyeluruh.
Read more ...
