Persiapan Menyambut Ramadhan yang Sering Terlewat, Padahal Penting
Ramadhan selalu datang membawa suasana yang berbeda. Masjid terasa lebih hidup, jadwal harian berubah, dan hati pun cenderung lebih siap untuk memperbaiki diri. Namun, di balik semangat menyambut bulan suci, banyak orang justru melewatkan beberapa persiapan penting yang sebenarnya sangat membantu agar ibadah selama Ramadhan terasa lebih khusyuk, teratur, dan bermakna.
Sebagian besar dari kita fokus pada persiapan fisik seperti belanja kebutuhan dapur atau menyesuaikan jam tidur. Padahal, persiapan mental, spiritual, hingga sosial juga sama pentingnya. Artikel ini akan membahas berbagai persiapan menyambut Ramadhan yang sering terlewat, namun memiliki dampak besar terhadap kualitas ibadah dan kehidupan sehari-hari selama bulan penuh berkah ini.
Meluruskan Niat dan Menyusun Target Ibadah
Salah satu persiapan terpenting namun sering diabaikan adalah meluruskan niat sejak awal. Ramadhan bukan sekadar menahan lapar dan dahaga, tetapi momentum untuk memperbaiki diri secara menyeluruh. Dengan niat yang jelas, setiap ibadah terasa lebih bermakna dan terarah.
Selain niat, menyusun target ibadah juga sangat membantu. Misalnya, target khatam Al-Qur’an, konsistensi shalat sunnah, atau memperbanyak sedekah. Target ini tidak harus berat, tetapi realistis dan sesuai dengan kondisi masing-masing. Dengan adanya tujuan yang jelas, Ramadhan tidak berlalu begitu saja tanpa perubahan positif yang terasa.
Read more ...
